GeoInsight Series #5: Peran Geofisika dalam Eksplorasi Nikel Laterit untuk Mendukung Transisi Energi Hijau

HAGI Student Chapter Universitas Mulawarman berkolaborasi dengan Program Studi Geofisika FMIPA Universitas Mulawarman dalam menyelenggarakan GeoInsight Series #5 sebagai wadah berbagi wawasan dan pengalaman dalam bidang geofisika terapan. Mengusung tema “From Lateritic Nickel to Green Energy: The Role of GnG”, kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 27 September 2025, dengan membahas peran geofisika dan geologi dalam mendukung eksplorasi nikel laterit yang berkelanjutan serta kontribusinya terhadap transisi menuju energi hijau.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman di bidang akademik dan industri, yaitu Sabrilanto Aswad, M.T., Dosen Geofisika Universitas Hasanuddin, serta Jafar Muhammad Arief, Geologist PT Vale Indonesia. Melalui perspektif akademik dan industri, kedua narasumber membahas karakteristik endapan nikel laterit, tantangan dalam kegiatan eksplorasi, serta penerapan metode geofisika dan geologi dalam mendukung identifikasi dan pemodelan sumber daya mineral.

Pembahasan juga menyoroti pentingnya integrasi metode geofisika dan geologi dalam menghasilkan informasi bawah permukaan yang lebih akurat dan mendukung proses eksplorasi secara efektif dan berkelanjutan. Selain itu, peserta memperoleh wawasan mengenai posisi strategis nikel laterit sebagai salah satu mineral penting dalam pengembangan teknologi baterai kendaraan listrik dan teknologi energi bersih.

Melalui GeoInsight Series #5, kolaborasi antara HAGI Student Chapter Universitas Mulawarman dan Program Studi Geofisika FMIPA Universitas Mulawarman menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan perspektif akademik dan praktik industri. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum mengenai penerapan geofisika dalam industri pertambangan serta pentingnya pemanfaatan sumber daya mineral secara bertanggung jawab untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan transisi energi hijau.