GeoInsight Series #7: Mengungkap Struktur Bawah Permukaan Kalimantan dan Sulawesi melalui Seismologi
GeoInsight Series #7 kembali diselenggarakan oleh Program Studi Geofisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mulawarman sebagai bagian dari komitmen dalam menghadirkan forum ilmiah yang mendukung pengembangan wawasan dan kompetensi di bidang geosains. Mengusung tema "Aplikasi Seismologi untuk Memahami Struktur Bawah Permukaan di Kalimantan dan Sulawesi", kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai peran metode seismologi dalam mengungkap karakteristik struktur bawah permukaan serta dinamika tektonik pada dua wilayah strategis di Indonesia.
Webinar ini menghadirkan Dr. Zulfakriza, S.Si., M.T., dosen Kelompok Keahlian Geofisika Global, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM), Institut Teknologi Bandung (ITB), sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai pendekatan seismologi modern yang digunakan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan, menganalisis kondisi tektonik regional, serta memahami proses geologi yang membentuk Kalimantan dan Sulawesi. Materi yang disampaikan juga mengulas bagaimana data seismik dimanfaatkan dalam penelitian kebencanaan, mitigasi risiko gempa bumi, hingga eksplorasi sumber daya alam.
Kegiatan yang diselenggarakan secara daring pada Minggu, 7 Desember 2025 ini diikuti oleh mahasiswa aktif Program Studi Geofisika FMIPA Universitas Mulawarman serta peserta dari berbagai kalangan yang memiliki minat terhadap ilmu kebumian. Antusiasme peserta terlihat melalui diskusi interaktif yang berlangsung sepanjang sesi, mencerminkan tingginya minat terhadap perkembangan riset seismologi dan aplikasinya dalam menjawab tantangan geosains di Indonesia.
Melalui penyelenggaraan GeoInsight Series #7, Program Studi Geofisika FMIPA Universitas Mulawarman terus berupaya menghadirkan ruang akademik yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan praktisi untuk saling berbagi pengetahuan serta pengalaman. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan peserta mengenai perkembangan ilmu seismologi, meningkatkan pemahaman terhadap kondisi geologi Indonesia, serta mendorong lahirnya generasi geosaintis yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemanfaatan sumber daya bumi secara berkelanjutan.