Infrastruktur Aman dan Berkelanjutan: HMGF Unmul Gelar Workshop Smart Construction 2025
Himpunan Mahasiswa Geofisika (HMGF) FMIPA Universitas Mulawarman telah sukses menyelenggarakan Workshop bertema “Smart Construction with Geophysics Insight: Mewujudkan Infrastruktur Aman, Efisien, dan Berkelanjutan.” Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi untuk memahami peran strategis ilmu geofisika dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang modern dan berorientasi keselamatan. Selain seminar utama, HMGF juga mengadakan rangkaian lomba berupa kompetisi infografis dan esai yang berlangsung pada 15–18 November, dengan pengumuman pemenang pada 19 November 2025.
Seminar dilaksanakan pada Minggu, 16 November 2025 secara hybrid, dengan pelaksanaan luring terpusat di Theater Room, Science Learning Center (SLC), FMIPA Universitas Mulawarman. Sesi seminar menghadirkan dua narasumber inspiratif dari dunia industri. Ulfiatul Khasanah, S.Si., M.Si., Safety Officer PT SIMS Jaya Kaltim, berbagi pengalaman mengenai praktik keselamatan kerja dan integrasi data geofisika dalam lingkungan pertambangan. Sementara itu, Diva Alfiansyah, Founder sekaligus Director CV Inti Bumi Geoservis, menyampaikan wawasan mengenai penerapan geofisika dalam konstruksi dan layanan eksplorasi modern.
Melalui materi yang disampaikan, peserta mendapatkan pemahaman yang lebih luas mengenai bagaimana teknologi geofisika mampu meningkatkan efektivitas desain, proses konstruksi, serta mitigasi risiko geoteknik. Diskusi interaktif antara narasumber dan peserta turut memperkaya pemahaman mengenai tantangan lapangan, peluang inovasi, serta urgensi profesional geofisika dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, HMGF menyelenggarakan demo alat geofisika yang meliputi seismik refraksi, Ground Penetrating Radar (GPR), geomagnet, geolistrik, MT, dan teodolit. Pada sesi ini, peserta berkesempatan untuk melihat langsung cara kerja instrumen, proses akuisisi data, serta interpretasi awal yang biasa dilakukan dalam survei lapangan. Melalui kegiatan ini, HMGF berharap dapat meningkatkan literasi teknologi mahasiswa sekaligus memperkuat keterampilan praktis sebagai calon geofisikawan profesional.