Yudisium Gelombang II Tahun 2026: Riset Geofisika untuk Lingkungan, Energi, dan Mitigasi Bencana
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mulawarman kembali menyelenggarakan Yudisium Gelombang II Tahun 2026 sebagai bagian dari proses akademik untuk menetapkan kelulusan mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan pada program studi masing-masing. Pada periode ini, mahasiswa Program Studi S-1 Geofisika dinyatakan lulus dan berhak mengikuti yudisium setelah memenuhi seluruh persyaratan akademik, termasuk penyelesaian tugas akhir.
Isasauma Firjan berhasil menyelesaikan tugas akhir berjudul “Klasifikasi Jenis Akuifer dan Pola Persebaran Jalur Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger (Studi Kasus di Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara)”. Penelitian ini berfokus pada identifikasi karakteristik akuifer dan jalur persebaran air tanah menggunakan metode geolistrik sebagai upaya mendukung pengelolaan sumber daya air bawah permukaan.
Rezky Darmawan menyelesaikan penelitian berjudul “Penentuan Status Mutu Air Sungai Kedang Rantau Dengan Metode Indeks Pencemaran”. Melalui penelitian tersebut, dilakukan evaluasi kualitas air sungai berdasarkan tingkat pencemarannya sehingga dapat memberikan informasi yang bermanfaat dalam pengelolaan dan pelestarian lingkungan perairan.
Michellyn Gracia Angyly Pomatu berhasil menyelesaikan tugas akhir berjudul “Identifikasi Lapisan Litologi Bawah Permukaan Daerah Panas Bumi Menggunakan Metode Gravitasi pada Daerah Lapangan Panas Bumi Tompaso, Sulawesi Utara”. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi litologi bawah permukaan yang berkaitan dengan sistem panas bumi guna mendukung pemahaman potensi energi terbarukan di wilayah penelitian.
Dwi Azisyarlina menyelesaikan tugas akhir berjudul “Delineasi Profil Nikel Laterit Menggunakan Metode Electrical Resistivity Tomography (ERT) (Studi Kasus Blok Pomalaa, PT Vale Indonesia, Sulawesi Tenggara)”. Penelitian tersebut memanfaatkan metode geolistrik untuk menggambarkan karakteristik dan distribusi endapan nikel laterit yang berperan penting dalam kegiatan eksplorasi sumber daya mineral.
Laila Nurahmah berhasil menyelesaikan penelitian berjudul “Analisis Kerawanan Tanah Longsor Berbasis Parameter Seismik dan Lingkungan di Kota Palu”. Penelitian ini mengkaji tingkat kerawanan tanah longsor melalui integrasi parameter seismik dan faktor lingkungan sebagai upaya mendukung mitigasi bencana geologi.
Pada yudisium ini, Dwi Azisyarlina dan Laila Nurahmah berhasil meraih predikat Dengan Pujian atas capaian akademik yang sangat baik selama menempuh pendidikan di Program Studi S-1 Geofisika FMIPA Universitas Mulawarman.
Beragam topik penelitian yang diangkat menunjukkan kontribusi mahasiswa dalam bidang hidrogeologi, lingkungan, energi panas bumi, eksplorasi sumber daya mineral, serta mitigasi bencana geologi. Seluruh sivitas akademika Program Studi S-1 Geofisika FMIPA Universitas Mulawarman mengucapkan selamat kepada para lulusan atas capaian yang telah diraih. Semoga ilmu pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang diperoleh selama masa perkuliahan dapat menjadi bekal untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa mendatang.