Yudisium Periode II Tahun 2026: Kajian Geofisika untuk Lingkungan, Energi, dan Mitigasi Bencana
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mulawarman menyelenggarakan Yudisium Periode II Tahun 2026 pada 18 Juni 2026 sebagai bagian dari proses akademik untuk menetapkan hasil akhir studi mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan pada program studi masing-masing. Pada kegiatan ini, sebanyak 5 mahasiswa Program Studi S-1 Geofisika telah menyelesaikan seluruh kewajiban akademik, termasuk sidang tugas akhir, dan kemudian ditetapkan dalam proses yudisium.
Isasauma Firjan (angkatan 2019) berhasil menyelesaikan tugas akhir berjudul “Klasifikasi Jenis Akuifer dan Pola Persebaran Jalur Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger (Studi Kasus di Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara)”. Penelitian ini berfokus pada identifikasi karakteristik akuifer dan jalur persebaran air tanah menggunakan metode geolistrik sebagai upaya mendukung pengelolaan sumber daya air bawah permukaan.
Rezky Darmawan (angkatan 2021) menyelesaikan penelitian berjudul “Penentuan Status Mutu Air Sungai Kedang Rantau Dengan Metode Indeks Pencemaran”. Penelitian tersebut mengevaluasi kualitas air Sungai Kedang Rantau berdasarkan tingkat pencemarannya sehingga dapat memberikan informasi yang mendukung pengelolaan dan pelestarian lingkungan perairan.
Michellyn Gracia Angyly Pomatu (angkatan 2022) berhasil menyelesaikan tugas akhir berjudul “Identifikasi Lapisan Litologi Bawah Permukaan Daerah Panas Bumi Menggunakan Metode Gravitasi pada Daerah Lapangan Panas Bumi Tompaso, Sulawesi Utara”. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi litologi bawah permukaan yang berkaitan dengan sistem panas bumi guna mendukung pemahaman potensi energi terbarukan di wilayah penelitian.
Dwi Azisyarlina (angkatan 2022) menyelesaikan tugas akhir berjudul “Delineasi Profil Nikel Laterit Menggunakan Metode Electrical Resistivity Tomography (ERT) (Studi Kasus Blok Pomalaa, PT Vale Indonesia, Sulawesi Tenggara)”. Penelitian tersebut memanfaatkan metode geolistrik untuk menggambarkan karakteristik dan distribusi endapan nikel laterit yang berperan penting dalam kegiatan eksplorasi sumber daya mineral.
Laila Nurahmah (angkatan 2022) berhasil menyelesaikan penelitian berjudul “Analisis Kerawanan Tanah Longsor Berbasis Parameter Seismik dan Lingkungan di Kota Palu”. Penelitian ini mengkaji tingkat kerawanan tanah longsor melalui integrasi parameter seismik dan faktor lingkungan sebagai upaya mendukung kajian kebencanaan geologi.
Pada Yudisium Periode II Tahun 2026, Dwi Azisyarlina dan Laila Nurahmah memperoleh predikat Dengan Pujian atas capaian akademik yang diraih selama menempuh pendidikan di Program Studi S-1 Geofisika FMIPA Universitas Mulawarman. Pada periode yudisium ini, Laila Nurahmah tercatat sebagai lulusan tercepat, sementara Dwi Azisyarlina meraih predikat lulusan berprestasi Program Studi S-1 Geofisika.
Beragam topik penelitian yang diangkat menunjukkan kontribusi mahasiswa dalam bidang hidrogeologi, lingkungan, energi panas bumi, eksplorasi sumber daya mineral, serta kajian kebencanaan geologi. Seluruh sivitas akademika Program Studi S-1 Geofisika FMIPA Universitas Mulawarman mengucapkan selamat kepada para lulusan atas capaian yang telah diraih. Ilmu pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang diperoleh selama masa perkuliahan menjadi bekal untuk terus berkarya, berinovasi, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa mendatang.hatkan bahwa ilmu geofisika tidak berdiri sendiri sebagai disiplin teknis semata, melainkan terhubung erat dengan kebutuhan industri, pengelolaan lingkungan, dan keselamatan masyarakat. Kontribusi para lulusan Prodi Geofisika FMIPA Universitas Mulawarman diharapkan terus berkembang — tidak hanya dalam catatan akademik, tetapi juga dalam dampak nyata yang mereka hadirkan di dunia profesional dan kehidupan masyarakat luas.