Yudisium Gelombang IV Tahun 2025: Riset Terapan Mahasiswa Geofisika Unmul di Bidang Tambang dan Kebencanaan
Kegiatan Yudisium Gelombang IV Tahun 2025 menjadi penanda selesainya proses akademik sejumlah mahasiswa Program Studi Geofisika, FMIPA Universitas Mulawarman. Melalui yudisium ini, mahasiswa dinyatakan telah memenuhi seluruh persyaratan akademik program sarjana, termasuk penyelesaian penelitian skripsi yang menitikberatkan pada penerapan metode geofisika untuk permasalahan keteknikan, kebencanaan, dan eksplorasi sumber daya alam.
Topik penelitian yang diangkat mencakup analisis kestabilan lereng, pemetaan kondisi bawah permukaan dan zona jenuh air, kajian seam dan sumber daya batubara, serta pemetaan kerawanan gempa bumi. Berikut ringkasan profil mahasiswa beserta fokus penelitian skripsi mereka:
-
Andika Andri Kurniawan (Angkatan 2020)
Andika mengkaji “Analisis Kestabilan Lereng pada PT X Menggunakan Finite Element Method (FEM)”. Penelitian ini menitikberatkan pada analisis numerik untuk mengevaluasi kondisi kestabilan lereng tambang. Pendekatan FEM digunakan untuk mengidentifikasi potensi ketidakstabilan, sehingga hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan teknis dan pengendalian risiko longsor. -
Din Aminuddin (Angkatan 2020)
Melalui skripsi berjudul “Penerapan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner–Schlumberger untuk Pemetaan Zona Saturasi pada Bendungan PIT X PT. Kaltim Prima Coal”, Din memanfaatkan metode geolistrik untuk memetakan distribusi zona jenuh air. Kajian ini berkontribusi dalam mendukung evaluasi kondisi bendungan serta pengelolaan air tambang yang aman dan berkelanjutan. -
Faathir Hafiidh (Angkatan 2020)
Faathir menyusun penelitian “Analisis Lingkungan Pengendapan, Pola Sebaran, dan Ketebalan Seam Batubara Berdasarkan Data Geophysical Logging pada Area Kerja PT Mintec Abadi Site Kideco Jaya Agung”. Penelitian ini mengintegrasikan data logging geofisika untuk menginterpretasi karakteristik seam batubara, sehingga memberikan informasi penting terkait sebaran dan potensi sumber daya batubara. -
Vety Zania Rahvita (Angkatan 2020)
Vety mengangkat topik “Identifikasi Struktur Bawah Permukaan di Area Sumber Air Panas Kelurahan Dondang, Kecamatan Muara Jawa Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Dipole-Dipole”. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi struktur geologi bawah permukaan yang berasosiasi dengan manifestasi panas bumi. Hasil kajian ini memberikan gambaran awal mengenai zona rekahan dan potensi jalur aliran fluida panas bumi. -
Amelia Nur Sadrina (Angkatan 2021)
Amelia meneliti “Pemetaan Kerawanan Bencana Gempa Bumi Berdasarkan Peak Ground Acceleration (PGA) Menggunakan Metode McGuire dan Fukushima–Tanaka di Provinsi Kalimantan Utara”. Penelitian ini menghasilkan peta kerawanan gempa bumi yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam perencanaan wilayah serta upaya mitigasi bencana berbasis risiko seismik. -
Nola Lita Hutabarat (Angkatan 2021)
Nola mengkaji “Analisis Kriging Variance dan Kriging Efficiency dalam Klasifikasi Sumberdaya Batubara di CV Cahaya Belawan Sejahtera, Desa Tanah Datar, Kalimantan Timur”. Penelitian ini menerapkan metode geostatistika untuk menilai tingkat ketelitian estimasi sumber daya batubara, sehingga mendukung peningkatan kualitas klasifikasi sumber daya.
Melalui Yudisium Gelombang IV ini, Program Studi Geofisika FMIPA Universitas Mulawarman menegaskan komitmennya dalam memastikan kualitas lulusan yang memiliki kemampuan analisis serta penerapan metode geofisika sesuai kebutuhan lapangan. Capaian akademik dan penelitian yang telah dilakukan diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa untuk melanjutkan ke tahap wisuda dan berkontribusi di dunia profesional maupun pengembangan keilmuan geosains.